Postingan

Evaluasi Tugas Mandiri 4_Riview Tugas 01, 02, dan 03.

 Arip AE-04 1) Dalam studi kelayakan usaha, aspek pasar, teknis, dan finansial merupakan tiga komponen yang saling berkaitan dan menentukan apakah sebuah usaha layak dijalankan atau tidak. Analisis kelayakan pasar memberikan informasi terkait permintaan konsumen, segmentasi pasar, dan potensi persaingan. Hasil dari analisis ini akan menjadi dasar untuk menentukan kebutuhan operasional yang dikaji dalam kelayakan teknis, seperti kapasitas produksi, teknologi yang digunakan, dan sumber daya yang diperlukan. Selanjutnya, seluruh keputusan teknis ini akan berdampak pada perencanaan biaya yang dievaluasi dalam kelayakan finansial melalui proyeksi modal, biaya operasional, dan estimasi keuntungan. Contohnya, dalam usaha Arip Tech & Design yang bergerak di bidang jasa desain grafis dan layanan teknologi, hasil survei pasar menunjukkan bahwa permintaan terbesar berasal dari UMKM yang membutuhkan desain kemasan dan branding dengan harga terjangkau. Temuan pasar ini kemudian mempengaruhi...

Observasi Lingkungan dan Pengembangan Ide Bisnis Inovatif_Tugas 03 Mandiri

 Tugas 03 Individu Arip(AE03) QuickOrder – Aplikasi Pre-Order Kantin Kampus LATAR BELAKANG Area Observasi berada di Kantin Kampus Universitas Mercubuana Alasan Pemilihan Kantin karena menjadi pusat aktivitas mahasiswa saat jam istirahat, namun sering terjadi antrian panjang yang membuat mahasiswa kehilangan waktu belajar dan istirahat. Metode Observasi: - Observasi langsung selama 3 hari di jam istirahat (9.15 –13.15WIB) - Wawancara 7 mahasiswa dan 3 penjual kantin - Metode yang saya gunakan disini yaitu menggunaan metode observasi visual Hasil Observasi Tabel Data Observasi Hari Jam Puncak Rata-rata Antrian Rata-rata Waktu Tunggu Senin 11.00–12.30 20–30 orang ± 12 menit Rabu 11.00–12.30 18–25 orang ± 10 menit Kamis 11.30–13.00 25–35 orang ± 15 menit Ringkasan Wawancara Mahasiswa: 80% merasa waktu istirahat tidak cukup ka...

Refleksi Pribadi: Menumbuhkan Mindset Kewirausahaan

 Arip(E04) Refleksi Pribadi: Menumbuhkan Mindset Kewirausahaan Pendahuluan Sejak duduk di bangku kuliah, saya mulai menyadari bahwa dunia kerja dan bisnis saat ini mengalami perubahan yang sangat cepat. Keterbatasan lapangan kerja formal, meningkatnya persaingan global, serta kemajuan teknologi menjadi tantangan sekaligus peluang yang harus dihadapi generasi muda. Dari kondisi tersebut, saya mulai tertarik pada dunia kewirausahaan, bukan hanya karena peluang ekonomi yang bisa diciptakan, tetapi juga karena nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Bagi saya, kewirausahaan bukan sekadar membuka usaha, melainkan sebuah cara berpikir yang bisa membentuk karakter, tanggung jawab, dan kontribusi nyata kepada masyarakat. Motivasi Pribadi Motivasi saya untuk berwirausaha muncul dari kombinasi faktor internal dan eksternal. Secara internal, saya memiliki passion di bidang desain dan teknologi. Saya senang menciptakan sesuatu yang baru, mengembangkan ide, dan melihat ide tersebut ...

Kewirausahaan Adalah Mindset, Bukan Hanya Bisnis: Ini Penjelasannya

Gambar
     Oleh: Arip(AE04) Abstrak Kewirausahaan selama ini sering dipahami sebagai kegiatan mendirikan usaha, menjual produk, dan mencari keuntungan finansial. Namun, pemahaman ini terlalu sempit. Kewirausahaan sesungguhnya merupakan suatu mindset, cara berpikir yang mendorong seseorang untuk mencari peluang, menciptakan solusi inovatif, dan mengambil risiko secara terukur. Artikel ini membahas bagaimana kewirausahaan sebagai mindset dapat membentuk karakter adaptif, kreatif, dan berorientasi solusi. Dengan merujuk pada Modul 1 Kewirausahaan oleh Atep Afia Hidayat, Ir., MP dari Universitas Mercu Buana, serta literatur pendukung, artikel ini menyoroti pentingnya menumbuhkan pola pikir kewirausahaan, baik bagi mahasiswa, pekerja, maupun masyarakat umum. Kata kunci: Kewirausahaan, Mindset, Kreativitas, Inovasi, Manajemen Risiko, Solusi Pendahuluan      Kewirausahaan merupakan salah satu pendorong utama pertumbuhan ekonomi dan inovasi. Di Indonesia, peran wirausa...