Tugas Terstruktur 06
Arip Teguh Suharto AE-04
LAPORAN
ANALISIS STRATEGI PEMASARAN BERDASARKAN KONSEP 7P PADA PRODUK “KOPI KENANGAN
a) Latar
Belakang Pemilihan Produk/Jasa
Perkembangan
industri minuman kopi di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir mengalami
peningkatan yang pesat. Budaya minum kopi kini tidak hanya menjadi kebiasaan,
tetapi juga bagian dari gaya hidup masyarakat modern, khususnya kalangan muda
dan pekerja urban. Fenomena ini memunculkan banyak brand kopi lokal yang
mengusung konsep grab-and-go, salah satunya adalah Kopi
Kenangan.Kopi Kenangan didirikan pada tahun 2017
oleh Edward Tirtanata dan James Prananto dengan visi menghadirkan kopi
berkualitas tinggi menggunakan bahan baku lokal, namun tetap terjangkau oleh
masyarakat luas. Keberhasilan brand ini terlihat dari ekspansinya yang sangat
cepat — lebih dari 800 outlet tersebar di seluruh Indonesia serta ekspansi ke
pasar internasional seperti Malaysia dan Singapura.
Pemilihan Kopi Kenangan sebagai objek analisis didasari oleh kesuksesannya
dalam menggabungkan inovasi produk, strategi digital marketing, serta kemampuan
adaptasi terhadap tren pasar yang dinamis. Hal ini menjadikannya contoh ideal
untuk menganalisis penerapan konsep Marketing
Mix 7P dalam praktik nyata.
b) Tujuan
Analisis
Analisis ini bertujuan
untuk:
· Mengidentifikasi
strategi pemasaran Kopi Kenangan berdasarkan konsep Marketing Mix 7P (Product,
Price, Place, Promotion, People, Process, Physical Evidence).
· Mengevaluasi
sejauh mana strategi yang diterapkan mampu memenuhi kebutuhan dan harapan
konsumen.
· Memberikan
rekomendasi strategi pemasaran baru yang lebih efektif, inovatif, dan relevan
dengan perkembangan pasar kopi modern di Indonesia.
c) Gambaran
Umum Pasar Sasaran
Pasar sasaran utama Kopi
Kenangan adalah masyarakat perkotaan berusia 18–35 tahun,
yang terdiri dari mahasiswa, pekerja muda, dan profesional dengan mobilitas
tinggi. Kelompok ini memiliki karakteristik sebagai digital
native, yaitu aktif di media sosial, terbiasa
menggunakan aplikasi online, serta memiliki preferensi terhadap produk yang
praktis namun tetap berkualitas.
Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS, 2023),
konsumsi kopi di Indonesia meningkat sekitar 8,2% per tahun, menunjukkan potensi pasar yang besar.
Selain itu, tren “coffee lifestyle”
mendorong permintaan terhadap produk kopi yang tidak hanya lezat, tetapi juga
memiliki nilai estetika dan pengalaman sosial yang menyenangkan. Dalam konteks
ini, Kopi Kenangan mampu memanfaatkan peluang dengan menawarkan konsep kopi
kekinian yang cepat saji, menggunakan bahan lokal, dan terintegrasi dengan
platform digital seperti GoFood,
GrabFood, ShopeeFood, serta aplikasi
Kopi Kenangan sendiri.
3. Analisis
Strategi Pemasaran 7P
a) Product
(Produk)
Deskripsi Produk dan
Keunggulan Utamanya
Kopi Kenangan adalah merek minuman kopi kekinian yang mengusung konsep grab-and-go
dengan fokus pada kualitas rasa, kecepatan pelayanan, dan harga terjangkau.
Produk utamanya adalah minuman berbasis espresso dengan campuran susu dan gula
aren, seperti varian populer Es Kopi Kenangan Mantan, Es Kopi
Kenangan Avocado, dan Choco Rum Regal.
Keunggulan utama Kopi
Kenangan antara lain:
· Menggunakan
biji kopi lokal berkualitas tinggi (Gayo, Toraja, dan Flores) yang
diproses dengan standar internasional.
· Menghadirkan
kualitas rasa konsisten di seluruh outlet melalui pelatihan barista dan
SOP yang ketat.
· Mengusung
konsep kopi premium dengan harga terjangkau, menjembatani pasar antara
kopi sachet dan brand internasional seperti Starbucks.
Inovasi Produk yang
Membedakan dari Kompetitor
Kopi Kenangan terus berinovasi melalui:
1. Varian
Produk Botolan (Ready-to-Drink) yang dapat dijual di
supermarket dan e-commerce.
2. Kolaborasi
Produk dengan brand lain seperti KitKat dan OATSIDE untuk
menciptakan cita rasa unik.
3. Menu
Musiman (Seasonal Menu) yang disesuaikan dengan tren
konsumen dan perayaan tertentu, seperti edisi Ramadan atau Natal.
4. Diversifikasi
Menu Nonkopi untuk menjangkau konsumen non-kopi
seperti cokelat, matcha, dan minuman berbasis susu oat.
b) Price
(Harga)
Strategi Penetapan Harga Kopi Kenangan menggunakan strategi harga kompetitif (competitive pricing strategy) dengan kisaran harga Rp 20.000–35.000 per gelas. Harga tersebut
diposisikan agar mampu bersaing dengan brand lokal lain seperti Janji Jiwa dan
Fore Coffee, sekaligus tetap lebih terjangkau dibanding brand global.
Kesesuaian Harga dengan Segmen Pasar
Harga Kopi Kenangan sesuai dengan daya beli target pasar yaitu masyarakat
perkotaan berusia 18–35 tahun yang berpenghasilan menengah dan menyukai produk
berkualitas namun tetap hemat. Strategi harga ini memperkuat citra Kopi
Kenangan sebagai “kopi premium untuk
semua kalangan.”
c)
Place (Distribusi)
Saluran
Distribusi yang Digunakan, Kopi Kenangan menerapkan model distribusi hybrid
(offline dan online):
·
Offline: Melalui lebih dari 800 outlet di
Indonesia dan ekspansi ke Malaysia serta Singapura.
·
Online: Melalui aplikasi Kopi Kenangan App,
serta platform GrabFood, GoFood, dan ShopeeFood.
Lokasi Strategis
dan Aksesibilitas Produk Outlet Kopi Kenangan umumnya berada di lokasi dengan
tingkat mobilitas tinggi seperti:
·
Area perkantoran, pusat bisnis, stasiun, dan
pusat perbelanjaan.
·
Lokasi dengan akses mudah dan desain grab-and-go,
memungkinkan pelanggan membeli dengan cepat tanpa perlu duduk lama.
Strategi
lokasi ini mendukung citra brand sebagai penyedia kopi cepat saji dengan
kualitas tinggi.
d) Promotion
(Promosi)
Strategi
Promosi yang Digunakan
·
Media Sosial: Kopi Kenangan aktif di
Instagram, TikTok, dan YouTube untuk membangun interaksi dan memperkuat brand
image.
·
Endorsement & Influencer Marketing:
Menggandeng selebritas dan micro influencer untuk meningkatkan kesadaran
merek.
·
Promosi Digital & Aplikasi: Program loyalty
points melalui Kopi Kenangan App serta promo buy 1 get 1, cashback,
dan diskon musiman.
·
Event & Kolaborasi: Peluncuran menu
kolaboratif dan kampanye kreatif seperti “Kenangan Mantan Challenge.”
Evaluasi
Efektivitas Promosi, Strategi promosi digital terbukti efektif dalam
meningkatkan brand engagement. Akun media sosial Kopi Kenangan memiliki
jutaan pengikut dan tingkat interaksi yang tinggi. Namun, masih terdapat
peluang untuk meningkatkan konten storytelling yang menonjolkan
keberlanjutan dan nilai lokal produk.
e)
People (Sumber Daya Manusia)
Peran Tim dalam Menciptakan
Pengalaman Pelanggan yang Baik
Karyawan, khususnya barista, memiliki peran penting dalam menjaga kualitas rasa
dan pelayanan. Mereka menjadi representasi langsung dari citra merek Kopi
Kenangan di mata pelanggan.
Strategi Pelatihan dan
Pelayanan Pelanggan
·
Perusahaan menerapkan pelatihan rutin
bagi barista agar menjaga standar pelayanan cepat dan ramah.
·
Adanya sistem penghargaan (employee reward)
untuk meningkatkan motivasi kerja.
·
Fokus pada customer experience, bukan
hanya produk, dengan mengutamakan keramahan, kebersihan, dan ketepatan
penyajian.
f) Process
(Proses Layanan)
Alur Pelayanan dan
Mekanisme Pembelian
Kopi Kenangan menggunakan sistem pemesanan modern yang efisien:
-
Pelanggan dapat memesan langsung di kasir,
melalui mesin self-order kiosk, atau lewat aplikasi Kopi Kenangan App.
-
Pembayaran dilakukan secara cashless
menggunakan e-wallet atau kartu digital.
-
Proses pembuatan minuman berlangsung cepat dan
terpantau dengan sistem antrean digital.
Kecepatan, Kemudahan, dan
Efisiensi Proses
Dengan sistem digital, rata-rata waktu tunggu pelanggan hanya 3–5 menit,
jauh lebih cepat dibandingkan kafe konvensional. Selain itu, aplikasi
memberikan kemudahan order ahead (pesan terlebih dahulu) sehingga
pelanggan bisa langsung mengambil pesanan tanpa menunggu.
g) Physical
Evidence (Bukti Fisik)
Desain
Kemasan, Toko, Website, dan Citra Merek
Kopi Kenangan memiliki desain visual yang kuat dan konsisten:
·
Kemasan: Gelas plastik dengan logo khas
dan kata-kata unik yang menarik perhatian pelanggan muda.
·
Desain Toko: Mengusung konsep
modern-minimalis dengan warna hangat dan area foto Instagramable.
·
Website & Aplikasi: Tampilan
antarmuka profesional dan user-friendly yang mendukung citra merek inovatif dan
terpercaya.
Bukti
Nyata yang Mendukung Kepercayaan Konsumen
·
Label sertifikasi halal dan informasi bahan baku
di kemasan meningkatkan rasa aman konsumen.
·
Outlet yang bersih, seragam barista yang rapi,
dan pengalaman pelanggan yang konsisten memperkuat kepercayaan dan loyalitas
pelanggan.
4.
Kesimpulan dan Rekomendasi
a) Ringkasan
Hasil Analisis
Berdasarkan hasil analisis strategi pemasaran Kopi Kenangan menggunakan
konsep Marketing Mix 7P
(Product, Price, Place, Promotion, People, Process, dan Physical Evidence),
dapat disimpulkan bahwa perusahaan ini berhasil membangun merek kopi lokal yang
kuat, modern, dan relevan dengan kebutuhan pasar masa kini.
Dari sisi produk, Kopi Kenangan menawarkan minuman
berbasis kopi lokal berkualitas tinggi dengan inovasi varian menu yang beragam
dan menarik. Harga yang ditetapkan
berada pada level kompetitif, menargetkan konsumen kelas menengah yang
menginginkan kualitas premium dengan biaya terjangkau.
Dalam hal distribusi, strategi hybrid channel yang memadukan offline dan
online mempermudah konsumen mengakses produk di berbagai lokasi strategis.
Sementara itu, promosi digital
melalui media sosial dan kolaborasi dengan berbagai merek terkenal terbukti
meningkatkan brand awareness dan
loyalitas pelanggan.
Dari
aspek people dan process, karyawan yang terlatih serta
sistem pelayanan digital yang efisien menjamin konsistensi kualitas dan
kenyamanan pelanggan. Physical evidence
seperti desain toko modern, kemasan khas, dan citra merek yang kuat menambah
nilai estetika dan kepercayaan konsumen terhadap produk.
Secara keseluruhan, strategi 7P yang diterapkan Kopi Kenangan terbukti efektif
dalam membangun posisi kompetitif di pasar kopi lokal Indonesia dan memperluas
jangkauan hingga ke pasar internasional.
b) Rekomendasi
Strategi Pemasaran untuk Meningkatkan Daya Saing
Meskipun
strategi Kopi Kenangan sudah efektif, terdapat peluang pengembangan yang dapat
meningkatkan keunggulan bersaing, antara lain:
1. Inovasi
Produk Berbasis Kearifan Lokal mengembangkan varian kopi khas daerah Indonesia
seperti Kopi Toraja Latte atau Kopi Gayo Brown Sugar untuk memperkuat identitas
lokal dan menarik minat konsumen yang mencintai cita rasa nusantara.
2. Penerapan
Strategi Green Marketing menggunakan kemasan ramah lingkungan dan program
“Bring Your Cup” untuk menarik konsumen yang peduli terhadap isu keberlanjutan
(sustainability).
3. Personalisasi
Pengalaman Pelanggan Digital mengoptimalkan data pelanggan dari Kopi
Kenangan App untuk memberikan rekomendasi menu dan promo yang disesuaikan
dengan preferensi individu.
4. Program
Loyalitas yang Lebih Interaktif meningkatkan engagement dengan sistem poin,
tantangan mingguan, atau hadiah eksklusif untuk pelanggan setia melalui
aplikasi.
5. Ekspansi
Mikro Outlet dan Coffee Truck memperluas jangkauan ke area kampus, perkantoran,
dan kawasan industri melalui model micro outlet atau mobile coffee
truck yang fleksibel dan hemat biaya.
6. Peningkatan
Storytelling Brand mengkomunikasikan kisah di balik setiap produk, seperti asal
biji kopi dan peran petani lokal, untuk menumbuhkan hubungan emosional dengan
pelanggan.
Dengan
menerapkan strategi-strategi di atas, Kopi Kenangan dapat memperkuat posisi
pasar, meningkatkan loyalitas pelanggan, serta menghadapi persaingan industri
kopi yang semakin kompetitif di tingkat nasional maupun global.
DAFTAR
PUSTAKA
Kotler, P.,
& Keller, K. L. (2016). Marketing Management (15th ed.). Pearson
Education Limited.
Kotler, P.,
& Armstrong, G. (2018). Principles of Marketing (17th ed.). Pearson.
Katadata.co.id.
(2023, August 14). Strategi Kopi Kenangan Menjadi Jaringan Kedai Kopi
Terbesar di Indonesia.
https://katadata.co.id
Badan Pusat
Statistik (BPS). (2022). Statistik Konsumsi Kopi Indonesia 2022.
Jakarta: Badan Pusat Statistik.
Pratiwi, D.
A., & Yuliana, R. (2021). Analisis Strategi Pemasaran Kopi Kenangan dengan
Pendekatan Marketing Mix 7P. Jurnal Manajemen dan Bisnis Indonesia,
9(2), 134–145. https://doi.org/10.21009/jmbi.092.05
Komentar
Posting Komentar